Jumat, 04 Januari 2013
Panduan Bekerja di Bank
Bekerja di bank tetap menjadi salah satu favorit para fresh graduate setelah kuliah selama bertahun-tahun. Bekerja di bank juga membuat sebagian orang tua merasa bangga terhadap anak-anaknya. Akan tetapi bagi si anak itu sendiri akan menjadi sirna kalau sudah mulai merasakan aroma "ketatnya" kerja di bank itu sendiri.
Banyak posisi yang ditawarkan untuk entry level karyawan seperti frontliner (cs dan teller), back office, marketing (account officer dan funding officer), dan ODP. Disini saya mencoba membantu menjabarkan suasana kerja di bank secara sederhana dan mungkin ini berguna bagi para fresh graduate agar lebih mengetahui pekerjaan yang akan dilamarnya cocok atau tidak dengan kepribadiannya. Karena bekerja itu akan mencapai hasil maksimal kalau kita mau menyenangi pekerjaan tersebut.
Berikut beberapa posisi jabatan yang ada di Bank :
1. Frontliner
Pada saat ini frontliner sebenarnya satu kesatuan yang terdiri dari teller, costumer service ataupun satpam dalam membantu nasabah yang hendak menyetor atau menarik uangnya. Teller merupakan pos posisi yang khusus melayani nasabah untuk proses menabung, transfer, menarik uang, dan pembayaran yg bisa dilakukan pada bank tersebut. Costumer service merupakan pos posisi yang biasa membantu nasabah dalam pembukaan rekening baru, pelayanan info-info kredit dan deposito, serta komplain-komplain dari nasabah, dll. Range gaji untuk pos posisi ini Rp 1.200.000 - 2.500.000.
2. Back Office
Back Office sendiri banyak mengkontrol lalu lintas neraca keuangan bank, serta menunjang kelancaran kinerja pada suatu bank. Beberapa contoh pos posisi Back Office yakni : IT, kliring, sarana logistik, dll.
Range gaji Rp 1.200.000 - 2.500.000.
3. Marketing (Account officer & Funding officer)
Pos posisi marketing bank merupakan ujung tombak terhadap keberhasilan suatu bank. Apakah bank tersebut mendapatkan laba ataupun rugi perbulannya tergantung kepada kerja keras marketingnya. Ya wajar saja kalau umumnya marketing bank kebanyakan pulangnya malam. Account officer sendiri merupakan pos posisi yang mencari calon debitur baru agar mau kredit di bank, sehingga KYD (kredit yang di pinjamkan) dapat menghasilkan laba pada bank, selain itu juga menghandle nasabah lama untuk mencarikan solusi bagi kemajuan usaha si nasabah itu sendiri. Funding officer merupakan pos posisi yang biasa juga mencari DPK (dana yang dipinjamka) dari nasabah yg mau membuka rekening dan menabung di bank dan mau deposito ke bank. Karena KYD bergantung juga kepada DPK. Saran saya kalau untuk pos posisi ini bagi para fresh graduate hendaknya memiliki kenalan-kenalan yang bonafit dan bisa di andalkan atau dibujuk untuk mau menjadi nasabah. Selain itu marketing juga musti harus paham dan mengerti luar dalam akan produk-produk yang terdapat di bank itu sendiri. Range gaji Rp 1.800.000 - 4.500.000.
4. Officer Development Program (ODP)
ODP merupakan pos posisi yang ditujukan sebagai kaderisasi sebagai seorang pemimpin, agar bisa memimpin suatu kantor unit pada suatu bank. ODP sekarang biasanya wajib training terlebih dahulu. Lamanya training pada suatu bank berbeda-beda. Umumnya 3 - 1 thn. Selama masa training akan diuji nantinya kepada calon-calon ODP terkait materi-materi yang diberikan selama ODP. Calon-calon ODP akan belajar banyak mengenai seluk beluk bank, produk-produk bank, penyelesaian permasalahan suatu kredit dan kebijakan-kebijakan lainnya yang dapat mendukung perkembangan suatu Bank. Pos posisi ini hampir sama sibuknya dengan marketing bank, dan pulang malam itu suatu kewajaran. Range gaji Rp 3.500.000 - 6.000.000.
Label:
Account Officer,
Bank,
Frontliner,
ODP,
Panduan Bekerja Di Bank
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar